Cara Memasang Umpan Hidup Memancing Yang Benar


Cara Memasang Umpan Hidup Memancing Yang Benar - Dalam memancing memasang umpan memang terlihat mudah dan sederhana. Namun sebenarnya memasang umpan sangat berpengaruh terhadapan hasil tangkapan yang tentunya di awali dengan sambaran ikan. Pemasangan umpan yang tepat dan pas pada kail tidak bisa dianggap remeh. Meski sepele namun pemasangan umpan yang benar akan menarik ikan untuk menyambar umpan. Jadi umpanlah yang paling berpengaruh kalian dapat tidaknya ikan. Dibawah ini mimin jabarkan teknik-teknik memasang umpan.

Teknik Memasang Umpan

Teknik memasang/memasukan umpan bertujuan agar umpan pada mata kail tidak gampang lepas saat terbawa arus atau saat disambar ikan. Maka dari itu sangat perlu sekali cara memasang umpan yang benar. Umpan yang digunakan berupa umpan hidup seperti ikan, cacing tanah, jeroan ikan, sotong/cumi-cumi, udang.

A. Umpan Berupa Ikan-Ikan Kecil

1. Cara Memasang Umpan Untuk Memancing Di Permukaan Air

Bila kalian menginginkan umpan mancing berada di atas air atau seperti berenang dipermukaan air. Maka kalian harus memasang pada bagian yang tepat seperti memasang kail pada bagian belakang dekat ekor atau dibagian belakang kepala atau bisa juga dipasang dimulut ikan. Teknik seperti ini biasa disebut ngocer. Sedangkan ikan target untuk teknik ini seperti ikan tenggiri, ikan layaran dan ikan marlin.


2. Cara Memasang Umpan Untuk Memancing Di Dasar (Bottom Fishing) 

Bila kalian menginginkan umpan hidup bisa bermain didasar perairan, maka kaitkan kail pada bagian belakang ekor ikan dan dipasang di bagian bawah ikan. Hal ini dimaksudkan agar ikan umpan bisa tetap bermain dan berenang didasar air. Ikan target untuk teknik ini seperti ikan GT(giant traveli), ikan kakap, ikan kerapu dll.

3. Cara Memasang Umpan Untuk Memancing Di Arus Deras

Pertama tama pasang mata kail pada ikan dibelakang kepala. Agar umpan tidak terbawa arus air yang deras sebaiknya gunakan pemberat agar umpan bisa berada pada kedalaman yang diinginkan.

B. Umpan Berupa Isi Ikan/Jeroan Ikan

Tidak hanya ikan yang dapat digunakan sebagai umpan. Isi ikanpun bisa digunakan sebagai umpan juga. Baunya yang amis akan sangat menggoda ikan pemangsa. Namun bentuknya yang lembut dan gampang buyar saat dipasangkan kekail akan sangat menyulitkan kalian saat menggunakan umpan ini. Untuk itu diperlukan simpulan agar umpan tidak gampang buyar.

Berikut ini cara pemasangan umpan yang lembut dengan simpulan.

1. Pasangkan umpan isi ikan ke kail kalian.

2. lilit umpan tersebut dengan tali agar bisa lebih kuat.

3. Putuskan tali terakhir tersebut, tapi harus hati hati agar tidak merusak simpulan tadi.

C.  Umpan Berupa Sotong/Cumi-cumi

Umpan sotong atau cumi-cumi merupakan jenis umpan yang sangat digemari pemancing. Umpan sotong/cumi-cumi bisa berupa satu ekor maupun irisan/potongan. Umpan ini juga dapat digunakan dalam kondisi hidup maupun sudah mati. Hampir Semua ikan predator di laut memakan umpan sotong/cumi-cumi.

Cara Memasang dan menggunakan Umpan berupa sotong/cumi :

1. Saat akan digunakan pastikan sotong/cumi dalam kondisi segar.

2. Sotong gampang sekali busuk, Agar sotong/cumi tetap segar balut 3-5 ekor sotong menggunakan kertas koran lalu masukan kedalam bongkahan es.


3. Bila kalian memancing di malam hari pastikan sotong/cumi terkena cahaya lampu agar sotong/cumi tidak mudah mati.

4. Pada bagian ekor sotong terdapat lubang, masukan kail melalui lubang tersebut lalu cangkuk dan keluar melalui sisi yang sama.


5. Bila ukuran sotong atau cumi besar kalian bisa menggunakan 2 mata kail sekaligus. Satu dimasukan kedalam sotong sedangkan yang satunya dibiarkan terlihat keluar.

D. Umpan Berupa Udang

Udang merupakan umpan yang sangat ampuh untuk memancing baik dilaut maupun di sungai. Bisa dikatakan hampir semua jenis ikan yang ada dilaut memakan udang. Umpan berupa udang bisa dipakai satuan maupun irisan (bila ukuran udang cukup besar).

Cara Memasang dan Menggunakan Umpan Berupa Udang :

1. Usahakan udang dalam kondisi masih segar dan belum mati apalagi sudah busuk. Ikan tidak akan menyambar umpan yang sudah busuk.

2. Saat membeli udang kalian bisa mengecek bagus tidaknya dengan cara menarik kepala udang. Apabila kepala udang mudah tercabut berarti udang kurang bagus/tidak segar lagi.

3. Agar udang tetap segar saat digunakan gunakan wadah yang gelap, agar udang tidak terkena cahaya matahari secara langsung. Jangan lupa memberi sirkulasi agar udara tetap bagus.

4. Bisa juga membekukan udang agar tetap segar, caranya bungkus 5-10 ekor udang dengan kertas lalu masukan kedalam freeser.


5. Pasang kail pada bagian ekor, tapi perlu diperhatikan ada garisan di ekor (itu adalah saraf belakang, jangan sampai menusuk bagian itu karena akan membunuh udang).

6. Tusukan kail di sebelah saraf belakang melalui sisi yang berlawanan.

7. Kalian juga bisa menancapkan kail ke kepala melalui kulit kepala di leher udang.

E. Umpan Berupa Ikan Belanak/Ikan lain yang berkulit tebal

Ikan belanak biasa digunakan untuk memancing ikan predator dengan ukuran besar. Kalian bisa menggunakan ikan belanak hidup maupun mati, tapi harus tetap dalam kondisi segar.

Berikut ini cara yang benar dalam memasang ikan belanak :



1. Tususkan mata kail di bawah kulit dari sisi ekor. Dorong mata kail keluar sejajar dengan insang. Kulit ikan belanak sangat kenyal jadi tidak perlu khawatir robek.

2. Ambil kail kedua, lalu kaitkan kili-kili kail pertama. Tusukan kail melalui bibir ikan dan dorong perlahan.


F. Umpan Berupa Cacing

Umpan ini yang paling sering digunakan oleh para pemancing. Cacing yang biasa digunakan ialah cacing merah dan cacing laut. Umpan cacing cukup ampuh untuk memancing ikan baik di sungai, rawa maupun danau. Adapun jenis ikan yang bisa dipancing dengan cacing yaitu ikan mujair, nila, lele, gabus, patin, bawal dan lain-lain.

Inilah cara Menggunakan Umpan Berupa Cacing :



1. Siapkan cacing yang baru dan masih segar. Bila ingin menyimpan cacing usahakan memberi lubang kecil kecil agar oksigen bisa terjaga.

2. Usahakan wadah cacing tidak terkena air apalagi terendam air. Hal ini akan membuat cacing cepat mati dan busuk.

3. Masukan 1-2 cacing ukuran sedang pada satu mata kail.

4. Tusukan kail pada sisi cacing bagian atas sampai tembus ke sisi yang lain. Ulangi sampai tubuh cacing tertusuk semua.





Related Posts:

0 Response to "Cara Memasang Umpan Hidup Memancing Yang Benar"

Post a Comment