7 Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal Dari 0 hingga Panen


7 Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal Dari 0 hingga Panen - Budidaya ikan nila pada kolam terpal menjadi pilihan utama para pembudidaya ikan akhir-akhir ini. Kenapa ?? Banyak kelebihan saat budidaya ikan nila di kolam terpal ini. Faktor utamanya karena efisien, baik lahan maupun modal awal. Anda dapat memanfaatkan lahan pekarangan rumah yang sempit untuk tempat budidaya ikan nila. Selain itu modal yang dikeluarkan saat membuat kolam terpal cenderung lebih sedikit dari pada menggunakan kolam tembok.

Seperti yang kalian ketahui bahwa ikan nila merupakan jenis ikan yang sangat favorit di Indonesia.  Meskipun ikan nila banyak ditemui di mana saja, namun pasokan untuk kebutuhan ikan nila cukup banyak. Tentu hal menjadi peluang usaha yang sangat menjanjikan. Terlebih lagi buat kalian yang telaten mengembangkan biakkan ikan.

cara budidaya ikan nila

Seperti yang mimin singgung diatas mengembangbiakan dan budidaya ikan nila tidak harus dikolam tembok atau kolam tanah. Namun anda dapat membudidayakan juga di kolam terpal, hasilnyapun tidak beda dengan jenis kolam lainnya. Namun ada beberapa hal yang harus anda ketahui saat menggunakan kolam terpal.

Apa saja itu ?? Tenang bakal mimin bahas pada artikel dibawah. 


Kandungan Gizi Pada Ikan Nila


Ikan nila mempunyai kandungan gizi yang sangat baik. Terutama bagi tumbuh kembang anak-anak, dengan beragam manfaat ini ikan nila untuk dikonsumsi. Kandungan nutrisi yang ada pada ikan nila meliputi :
  1. Kalori (128 kcal)
  2. Vitamin B12 (1.86 mcg)
  3. Protein (26 mg)
  4. Niacin (4.74 mg)
  5. Kalium (380 mg)
  6. Kolesterol (57 mg)
  7. Fosfor (204.00 mg)
  8. Selenium (54.40 mcg)
  9. Total lemak (3 mg)
  10. Lemak jenuh (1 mg)
  11. Lemak tak jenuh (2 mg)
Dengan kandungan gizi yang melimpah dengan berbagai manfaat yang didapat membuat ikan ini banyak dikonsumsi di Indonesia.



Apa saja sih Manfaat Ikan Nila buat tubuh kita ??

Manfaat Ikan Nila buat Tubuh

  1. Rendah Lemak, Yang artinya tidak akan menaikan kadar kolesterol pada tubuh.
  2. Rendah Kalori, Jadi sangat baik buat anda yang sedang menjalani program diet.
  3. Kandungan Omega 9 dapat mencegah dermatis.
  4. Fosfor sangat baik untuk pertumbuhan tulang dan gigi terutama pada anak-anak.
  5. Adanya zat Selenium ynag dapat mencegah Kanker, Serangan Jantung dan Katarak.
  6. Membantu pembentukan sel darah merah, dimana sel darah merah sangatlah penting.
  7. Adanya zat bernama Potasium, dimana zat ini dapat menghambat datangnya batu ginjal serta dapat memperlancar asupan oksigen kedalam otak.
  8. Kandungan kolagen yang lebih rendah dari hewan ternak, sehingga tekstur daging lebih lembut dan gampang diserap tubuh.
  9. Mencegah kita dari beberapa penyakit berbahaya seperti kanker prostat, malfungsi otak, sakit jantung, penuaan dini serta membabtu sistem kekebalan tubuh.


Jenis - Jenis Ikan Nila yang dapat Anda Budidaya


Sebelum anda memutuskan untu budidaya ikan nila di kolam terpal, sebaiknya putuskan terlebih dahulu jenis ikan nila apa yang akan anda budidaya. Untuk jenis ikan nila di indonesia cukup banyak gan, entah itu dari kembangbiak alami maupu dikembangbiakan oleh para pembudidaya.

Berikut Adalah Jenis - jenis Ikan Nila yang tersebar di Indonesia :

1. Nila Gift (genetic improvement of farmed tilapias) 

ikan nila gift

Ikan nila satu ini termasuk jenis yang paling banyak tersebar di Indonesia. Ciri-cirinya berwarna gelap, keunggulan dari nila gift adalah saat usianya antara 5 - 6 bulan, ikan nila gift dapat mencapai bobot kisaran 600 - 650 gram per ekornya.

2. Nila Best (Bogor Enhanced Strain Tilapias)

cara budidaya ikan nila di kolam terpal

Ikan nila best merupakan jenis ikan nila yang unggul, kenapa demikian?? Menurut penelitian, jenis ikan nila yang dibudidayakan tahun 2008 ini mempunyai keunggulan dalam daya tahan serta pertumbuhan. Selain itu ikan nila best juga terkenal kuat dari ancaman penyakit serta mampu beradaptasi dengan perubahan cuaca.

3. Nila Gesit

cara budidaya ikan nila

Jenis yang satu ini adalah ikan nila yang paling digemari para budidaya. Ikan nila gesit memiliki keunggulan dimana dapat berkembangbiak dengan cepat dan subur. Dari penelitian juga menyimpulkan bahwa ikan nila gesit mampu berkembang biak dengan melahirkan larva jantan dengan proaentase bertahan hidup mencapai 98 %. Mengagumkan bukan ?? Selain itu pada usia 4 sampai 5 bulan ikan nila jenis ini mampu mencapai berat 500 - 600 gram per ekornya.

4. Nila Citralada

cara budidaya ikan nila

Ikan nila citralada merupakan jenis ikan nila yang berasal dari negeri gajah putih (Thailand). Nila citralada termasuk jenis nila merah namun berbeda dengan nila merah. Jenis ini mempunyai warna yang lebih terang dari pada nila merah pada umumnya. Ikan citralada juga bisa dijadikan pilih untuk dibudidayakan.

5. Nila Hitam 69

cara budidaya ikan nila

Ikan Nila Hitam 69 sebenarnya nila imoort yang asalnya dari taiwan, namun karena kemampuan beradaptasinya. Ikan nila hitam 69 mampu berkembang biak dibeberapa perairan indonesia, sehingga masyarakat indonesia beranggapan jenis ini merupakan asli Indonesia.

Jenis ikan nila diatas merupakan pilihan untuk dibudidayakan. Dari beberapa jenis ikan nila tersebut merupakan ikan nila unggulan yang dikembangkan biakan para peternak ikan di Indonesia.

Lalu bagaimana caranya menerapkan budidaya ikan nila merah atau hitam pada lokasi/lahan yang sempit, misalnya di sekitar rumah. Baiklah langsung saja ke topik utama gan yaitu cara budidaya ikan nila di kolam terpal.


Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal dari 0 hingga Panen


Kenapa Memilih Budidaya Ikan Nila ??

Kelebihan Budidaya Ikan Nila

  1. Mempunyai daya tahan yang tinggi terhadap perubahan cuaca
  2. Mudah beradaptasi dengan lingkungan, termasuk dalam kolam terpal
  3. Bersifat Omnivora (lebih mudah mencari pakan alternatif)
  4. Pertumbuhan ikan nila tergolong cepat
  5. Lebih tahan terhadap serangan virus dan penyakit
  6. Memiliki kemampuan berkembang biak dengan cepat

Pilihan menggunakan kolam terpal mimin rasa sangat tepat. Mengapa ?? dengan modal yang sedikit namun kualitasnya tidak berbeda dengan jenis kolam lainnya. Disinilah kunci awal keberhasilan gan. Modal sedikit namun dapat meraup keuntungan yang besar. Berikut cara budidaya ikan nila dikolam terpal :

1. Pemilihan Lokasi Budidaya Ikan Nila yang Tepat

Inilah keunggulan dari ikan nila. Ikan satu ini dapat dibudidayakan dimana saja, baik itu kolam tanah, kolam tembok, kolam terpal maupun kolam drum plastik. Namun dari beberapa jenis kolam tersebut, mimin sangat menyarankan untuk menggunakan kolam terpal saja.

Lalu apa saja sih yang harus disiapkan ?? Trus bagaimana cara menentukan lokasi yang tepat ??

Berikut ini Hal-hal yang harus diperhatikan saat Memilih Lokasi Budidaya Ikan Nila :

1. Langkah pertama yaitu pemilihan lokasi yang tepat dan aman. Aman disini dimaksudkan dekat dengan pengawasan anda, hal ini akan mempermudah anda mengawasi dan melihat kondisi ikan nila anda nantinya.

2. Pastikan lokasi berada tidak disekitar pohon besar atau banyak rerumputan disekitarnya, hal ini nantinya akan mempersulit anda dalam pembuatan kolam.

3. Pastikan lokasi terkena sinar matahari yang cukup. Sinar matahari akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ikan nila nantinya.

4. Usahakan lokasi berada jauh dari pemukiman atau rumah tetangga, hal ini di maksudkan agar tidak mengganggu mereka.

5. Pastikan lokasi tersebut jauh dari jangkaun hewan liar (predator ikan nila).

6. Usahakan lokasi dalam keadaan bersih dari lombah jenis apaapun.

2. Media/Tempat Budidaya Ikan Nila

Bila lokasi budidaya sudah siap, langkah selanjutnya yaitu membuat media budidaya ikan nila. Sebelum mulai membuat tempat budidaya sebaiknya siapkan alat-alat dan bahannya terlebih dahulu.

kolam terpal ikan nila

Alat dan Bahan-bahan yang Dibutuhkan :
  1. Cangkul
  2. Batu
  3. Bambu
  4. Sekam
  5. Terpal
  6. Tali

Berikut Cara Membuat Media/Tempat Budidaya Ikan Nila :

1. Bersihkan lokasi sekitar dari rerumputan dan sampah atau limbah disekitar lokasi.

2. Galilah tanah dengan cangkul sedalam 50 - 70 cm sebanyak 6 atau lebih (banyaknya tergantung lebar kolam yang kalian buat). Lubang ini nantinya sebagai tempat

3. Letakan batu di dasar galian lalu ratakan dasar galian tersebut agar nantinya ketinggian sudut-sudut kolam bisa sama.

4. Pasang patok bambu pada lubang galian tadi baru kemudian buat tangggul menggunakan bambu hingga membentuk persegi. Usahakan patok dan tanggul cukup kuat menahan air dalam terpal nantinya.

5. Taruhlah sekam pada dasar kolam dan ratakan, fungsi sekam disini adalah agar terpal tidak bersentuhan langsung dengan tanah dan terhindar dari bebatuan atau benda asing yang berada di bawah kolam sehingga terpal bisa lebih awet.

6. Selanjutnya pasang terpal di dalam tanggul. Ikat juga bagian atas terpal dengan tanggul dan patok agar lebih kuat dan tidak mudah goyah saat diisi air.

7. Buatlah sistem pengairan otomatis. Anda bisa menggunakan pompa air yang disambungkan ke pipa dari dalam kolam ke luar kolam dengan pompa yang disetel otomatis on/off. Sistem pengairan sangatlah penting agar air bisa dengan mudah diganti atau tidak meluap saat hujan turun.

8. Setelah sistem pengairan jadi kolam terpal siap diisi air bersih.

3. Pemilihan Bibit Ikan Nila yang Berkualitas

Langkah selanjutnya pada cara budidaya ikan nila pada kolam terpal adalah menyiapkan bibit ikan nila. Menyiapkan bibit yang paling bagus yaitu langsung mengambilnya dari indukan. Jadi lakukan pemijahan agar menghasilkan anakan yang bagus.

Namun bila anda tidak ingin terlalu repot memijah, bisa langsung membelinya pada penjual bibit atau langsung kepeternak ikan nila. Pilihlah anakan yang berkualitas agar nantinya bisa panen dengan hasil yang berkualitas pula. Pastikan peternak tersebut sudah berpengalaman dalam memijah ikan nila.

ikan nila gift

Adapun Ciri-Ciri Ikan Nila Berkualitas yaitu :

  • Pilihlah bibit yang lincah serta tidak cacat dari kepala hingga ekor. 
  • Ukuran bibit yang pas kira-kira 12 cm dengan corak/belang yang jelas. 
  • Usahakan ukuran bibit sama satu sama lain. Yang artinya bibit tersebut sehat dengan pertumbuhan yang sama. 
  • Untuk berat bibit yang pas dibudidaya mempunyai berat kurang lebih 30 gram. 


4. Penyebaran/Melepas Bibit Ikan Nila

Peyebaran bibit yang benar akan sangat mempengaruhi kualitas ikan nila. Jika bibit ikan nila masih berupa benih sebaiknya pelihara dahulu ditempat lain hingga ukurannya cukup dilepas pada kolam.

Memang ikan nila mempunyai kemampuan beradaptasi yang baik terhadap lingkungan baru, namun anda tetap tidak boleh sembarangan saat menebar bibit.

Berikut Cara Menebar Bibit Ikan Nila yang Benar :

  • Pertama-tama siapkan ember atau wadah lainnya, isi wadah dengan air setengahnya lalu masukan bibit ikan nila kedalamnya lalu biarkan kurang lebih 10 menit. 
  • Setelah itu tambahkan air kolam kedalam ember hingga hampir penuh lalu biarkan kembali selama 5 menit. Langkah ini bertujuan agar ikan nila tidak stres dan dapat beradaptasi dengan baik. 
  • Setelah 5 menit baru kemudian anda dapat menebarkannya secara perlahan dan hati-hati.
  • Jumlah bibit yang anda tebar bisa disesuaikan dengan ukuran kolam terpal tersebut.


5. Pemberian Pakan secara Teratur dan Benar

Pakan pada budidaya ikan nila harus berprotein tinggi namun dengan biaya murah. Pengelolaan pakan sangatlah penting pengaruhnya. Biaya pakanb merupakan faktor paling besar dan penentu untung rugi budidaya ikan nila.

cara budidaya ikan nila di kolam terpal 

Lantas bagaimana Cara / Dosis Pemberian Pakan yang Benar ??

Pemberian pakan haruslah pas (tidak boleh berlebihan apalagi kurang). Berikan pakan berupa pelet kadar protein 30 %  hingga 50 %. Idealnya ikan nila membutuhkan pakan sebanyak 3% dari berat tubuhnya setiap hari. Berikan pakan sebanyak 2 kali sehari. Agar pas dalam pemberian pakan, sebaiknya ambil sample ikan nila setiap dua minggu sekali untuk kemudian timbang bobotnya. Kemudian sesuaikan jumlah pakan dengan bobot ikan nila.

Lalu Bagaimana Perhitungan Dosis Pakan Ikan Nila ??

Dosis Pemberian Pakan Ikan Nila

¤ Misal pada satu kolam terdapat 1500 ekor ikan nila dengan ukuran 10 gram - 20 gram / ekornya.

¤ Berarti rata-rata bobot ikan adalah 15 gram / ekor.
→ (10+20)/2 = 15 gram / ekor.

¤ Perhitungan Pemberian Pakannya
→ bobot rata-rata ikan X jumlah ikan X 3 %
→ 15 x 1500 x 3 % = 675 gram = 6,75 kg per hari

Jadi pakan yang harus diberikan 6,75 kg perhari dan dibagi menjadi 2 yakni pagi dan sore hari. Jadi tiap kali pemberian pakan 3,375 kg pada pagi hari dan 3,375 lagi pada sore hari.

Agar biaya produksi lebih terjangkau lagi dengan pakan berprotein tinggi namun dengan biaya rendah. Anda bisa menggunakan umpan alternatif seperti memproduksi manggot sendiri.

Apa sih Manggot itu ??

Itu loh lalat hitam, tapi bukan lalatnya gan melainkan larva lalat. Kandunga protein pada manggot sangatlah tinggi yakni mencapai 45% - 57%. Jadi sangatlah bagus buat pertumbuhan ikan nila.

Biaya produksi manggot sangatlah murah, karena makan utama manggot adalah sampah. Manggot disini harus yang berasal dari larva Lalat hitam ya!! JANGAN Lalat Ijo banyak sumber penyakit yang dia bawa.

6. Perawatan Ikan Nila

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, ikan nila memang tahan banting terhadap cuaca dan prmyakit. Pada situasi normal mungkin tidak mengkhawatirkan, namun jika budidaya ikan nila dilakukan secara massal atau banyak tentu resiko penyebaran penyakit sangat perlu diwaspadai.

Penyebaran penyakit dapat berlangsung sangat cepat. Terlebih lagi jika terkena wabah penyakit infeksi yang menular, media penularan melalui air. Yang artinya semua ikan nila dalam satu kolam dapat terserang penyakit tersebut. Penyakit yang sering menyerang biasanya penyakit parasit pada kulit, sirip dab insang ikan nila.

Cara Pengendalian Penyakit Parasit Kulit, Sirip dan Insang Ikan Nila :

  • Mengganti air kolam secara teratur agar tetap terjaga kebersihannya
  • Memasang filter air pada sistem pengairan kolam. Filter disini untuk menyariang air kotor dari kolam seperti bak pengendapan.
  • Pengobatan penyakit dengan merendam ikan yang sakit kedalam larutan garam (NaCl) selama 24 jam. Takarannya sebanyak 500-1000 mg/liter air. Bisa juga menggunakan larutan formalin sebanyak 25 mg/liter.
  • Lakukan pengecekan dan pengawasan pada ikan secara rutin. Obati ikan secara rutin setiap 3 hari sekali hingga ikan benar-benar sembuh. 


7. Panen Ikan Nila

Inilah saat yang ditunggu tunggu para petani ikan. Waktu yang diperlukan budidaya ikan nila mulai dari menebar bibit hingga panen membutuhkan waktu sekitar 2 bulan dengan bobot kisaran 300 - 500 gram. Ukuran tersebut mengacu pada permintaan pasar domestik.

cara budidaya ikan nila di kolam terpal 

Proses pemanenan ikan nila dapat dibagi menjadi 2 kategori yakni Panen Total dan Sebagian.

1. Panen Total

Panen total yaitu proses pemanenan dengan menangkap seluruh ikan nila yang hidup pada kolam tanpa terkecuali.

Berikut Proses / Cara Panen Ikan Nila Total

  • Pertama tama dengan mengeringkan kolam ikan terlebih dahulu dengan menyidakan air setinggi 10 cm. 
  • Buatlah petak untuk penangkapan ikan nila kurang lrbih 1 m2 pada bagian paling dalam, biasanya di depan pintu saluran pembuangan air. 
  • Giring ikan nila menuju petak tadi lalu tangkap secara perlahan agar tidak menimbulkan luka pada ikan. 
  • Kalian bisa menggunakan jaring serokan untuk mempermudah menangkap ikan. 
  • Usahakan menangkap ikan pada Pagi Hari agar menghindari ikan dari stress. 


2. Panen Sebagian

Panen sebagian adalah proses pemanenan dengan hanya mengambil ikan yang sudah memenuhi kriterian saja. Untuk ikan yang masih kecil dibiarkan kembali hinggga ukurannya cukup sesuai kriteria.

Proses panen sebagian tidak perlu menguras kolam. Ikan yang kita tangkap harus sesuai kriterian yang diinginkan tentunya mengacu pada permintaan pasar. Sebelum memanen terlebih dulu taburi pakan pada kolam baru kemudian serok menggunakan jaring dan sortir ukuran yang sesuai. Bila ada ikan yang terluka terkena jaring sebaiknya obati terlebih dahulu menggunakan larutan malachite green, dosisnya 0.5 - 1.0 ppm.

Itulah Tips dan Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal yang Bisa mimin bagikan. Semoga Bermanfaaat. Bila ada pertanyaan atau tambahan seputar Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal silakan Tulis di kolam komentar. Terima kasih. Salam Sukses !!





Related Posts:

2 Responses to "7 Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal Dari 0 hingga Panen"