5 Cara Sukses Pemijahan Ikan Komet


5 Cara Sukses Pemijahan Ikan Komet - Pemijahan adalah proses mengawinkan ikan komet jantan dan ikan komet betina. Dan perlu digaris bawahi bahwa tidak sembarang ikan komet dapat dipijahkan. Ikan tersebut harus memenuhi persyaratan umur dan organ reproduksi yang sudah matang.

Salah satu cirinya adalah ikan komet nampak saling kejar-kejaran. Untuk ciri-ciri dan syarat yang lain tentang cara pemijahan ikan komet akan mimin bahas dengan lengkap di bawah. Namun sebelumnya ketahui tentang ikan komet serta sejarah ikan ini.

Di Indonesia ikan komet sebenarnya sudah sangat populer. Dan ikan ini bulanlah ikan musiman, buktinya banyak penghobi ikan hias yang memelihara ikan ini. Meski di tahun-tahun sebelumnya ikan komet pernah di puncak kejayaan dan piminatnya meningkat drastis.

cara pemijahan ikan komet

Warnanya yang indah serta gerakannya yang lincah manjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta ikan komet. Ikan ini banyak dipelihara di aquarium maupun kolam-kolam. Secara fisik ikan ini sangat mirip dengan ikan maa koki, karena memang pada dasarnya keduanya masih satu keluarga. Perbedaan paling mendasar dari keduanya ada pada ukuran tubuhnya.



Bentuk tubuh ikan mas koki lebih tebal sedangkan ikan komet agak ramping. Namun dilihat dari corak dan warnanya tidak berbeda jauh sehingga akan sangat sulit bagi orang awan untuk membedakannya.

Dengan bentuk tubuh dan warnanya yang cantik menjadikan ikan komet banyak diminati dan permintaan pasar cukup besar. Hal ini menjadikan bididaya ikan komet masih sangat menjanjikan. Namun ada beberapa hal dan teknik yang perlu anda ketahui agar budidaya ikan komet dapat sukses.

Sejarah Ikan Komet

Ikan Komet atau dalam bahas latin Carassius Auratus-Auratus adalah jenis ikan air tawar yang hidup diperairan dangkal serta berarus kecil. Ikan ini sangat menyukai daerah yang tenang serta berudara sejuk.

Ikan ini mempunyai kemiripan dengan ikan mas koki. Namun ikan komet mempunyai daya tahan tubuh yang lebih baik dibandingkan ikan mas koki. Dan memang masih satu keluarga yaitu Cyprinidae, Ikan komet sudah sangat populer sejak zaman Dinasti Ming yakni tahun 1368-1644. Dan setelah itu menyebar hingga negara Jepang. Dan mulai dikembangkan/dibudidayakan di negeri China pada tahun 1729.

Pada akhir abad ke - 19 ikan komet mulai dibudidyakan di Amerika. Dan nama ikan komet inilah kemungkinan berasal dari negara tersebut. Dan memang benar nama komet diambil dari benda asing yang yang bernama Komet Halley.

Lalu bagaimana prosedur pemijahan ikan komet yang benar ??

Cara Mengawinkan/Pemijahan Ikan Komet yang Benar


1. Persiapan wadah pemijahan


Wadah yang digunakan untuk pembenihan ikan komet adalah aquarium berbentuk persegi panjang. Ukurannya bisa anda sesuaikan misalnya 60x40x40 cm. Sebelumnya bersihkan terlebih dahulu menggunakan sabun kemudian bilas dan bersihkan dengan air lalu jemur hingga kering sehingga tidak ada bakteri dan jamur yang menempel.

tempat pemijahan ikan komet

Setelah wadah siap selanjutnya siapkan air untuk media pemijahan. Air merupakan media yang sangat penting buat budidaya ikan. Untul itu perlu menyediakan air yang bersih dan tentunya streril. Anda dapat menggunakan air sumur yang sebelumnya diendapkan selama 24 jam, hal ini sangat penting karena air baru biasanya mengandung zat-zat yang beracun sehingga membahayakan budidaya ikan.Air tersebut dimasukkan kedalam aquarium dengan ketinggian 30 cm.

Ikan komet merupakan jenis ikan air tawar yang tidak memelihara telurnya. Maka dari itu diperlukan media untuk meletakan telur atau biasa disebut substrat. Anda dapat memanfaatkan tanaman air yang mengapung atau tumbuh didasar. Tanaman air yang digunakan misalnya enceng gondok.

Namun terlebih dahulu enceng gondok harus di bersihkan dari hama yang menempel. Rendam terlebih dahulu enceng gondok ke dalam larutan methylin blue dengan dosis 100 ppm selama 5 - 10 menit. Sehingga enceng gondok dapat terbebas dari bakteri maupun pathogen. Setelah benar-benar beraih dan steril barulah encang gondok di masukan kedalam aquarium.


2. Memilih Indukan Ikan Komet


Menyeleksi induk atau memilih indukan merupakan langkah awal yang harus dilakukan saat pembenihan. Untuk itu indukan ikan komet harus diseleksi untuk mencari indukan yang sudah matang dan siap di pijahkan.

cara memilih induk ikan komet

Cara Memilih Indukan Ikan Komet Untuk Pemijahan, berikut ciri-ciri ikan komet yang bagus/berkualitas  serta siap dipijah :

Induk Jantan

  • Pada sirip dada terdapat bintik-bintik bulat menonjol, apabila diraba bertekstur kasar. 
  • Bila diurut pelan-pelan ke arah lubang genetikal (kelamin) akan keluar cairan berwarna putih (sperma).


Induk betina

  • Pada induk betina terdapat bintik-bintik namun terasa halus saat diraba. 
  • Apabila diurut kearah lubang genetikal(kelamin) akan keluar cairan berwarna kuning bening yang artinya indukan telah matang. 
  • Perut agak lembek dan lubang genetikal berwarna kemerahan.


Ciri-ciri Alami Induk Ikan Komet yang sudah siap Kawin/Dipijah :

Memilih indukan ikan komet juga dapat dilakukan secara alami. Cara ini juga sangat efektif dan tidak terlalu repot karena akan lebih mudah memilih indukan dengan meihat tingkah lakunya saja. Tingkah laku dari kedua induk tersebut yang ditunjukan yaitu saling kejar-kejaran satu sama lain. Dimana Induk jantan akan terus mengejar dan mendekati betina. Dengan adanya tingkah laku seperti itu sudah dapat disimpulkan bahwa indukan tersebut siap dipijahkan.

Perbandingan Induk

Perbandingan saat memijah ikan komet yang terbaik adalan 1 : 2 artinya satu induk jantan dan dua induk betina, tentunya indukan tersebut sudah diseleksi terlebih dahulu baru kemudian di masukan ke aquarium.

Dari segi ukuran induk ikan komet jantan harus sudah mencapai 93,28 gram. Dengan betina sebanyak dua ekor, masing-masing dengan bobot kurang lebih 72,96 gram dan 42,97 gram.

Setelah siap indukan tersebut dimasukan kedalam aquarium yang sudah berisi air dan enceng gondok sebagai tempay meletakan telur. Pemijahan ikan komet akan berlangsung pada malam hari hingga pagi tiba. Biasanya induk ikan komet dimasukan pada sore hari dan keesokan harinya sudah terlihat telur yang menempel pada enceng gondok.


3. Proses Pemijahan Ikan Komet


Induk yang digunakan dalam kegiatan ini dengan perbandingan 1:2 nduk yang digunakan dalam praktikum yaitu dengan perbandingan 1 : 2 ( ♀ : ♂). Induk jantan satu yang merupakan ikan koi dengan berat tubuh 93, 28 gr dan induk betina sebanyak dua ekor yang merupakan ikan komet, induk betina pertama mempunyai berat tubuh 72,96 gr dan induk betina yang kedua mempunyai berat 42,97 gr. Induk ini kemudin dimasukkan dalam akuarium yang sudah diisi air dan dilengkapi dengan enceng gondok sebagai substrat. Pemijahan ikan komet berlangsung pada malam hingga waktu dini hari. Induk dimasukkan pada sore hari, biasanya besok sudah menempel pada enceng gondok.


4. Penetasan Telur Ikan Komet


cara penetasan telur ikan komet

Setelah proses pemijahan selesai dan telur sudah menempel pada enceng gondok. Selanjutnya proses penetasan telur ikan komet, pertama tama pisahkan induk ikan komet dengan telur dari dalam aquarium. Hal ini dilakukan karena induk ikan komet tidak memelihara telurnya. Selain itu untuk menjaga telur tidak dimakan induk ikan komet.

Biarkan telur hingga 2 - 3 hari dan biasanya sudah menetas. Setelah semua telur menetas pisahkan enceng gondok daro larva ikan komet. Anda bisa menghitung jumlah larva yang dihasilkan, namun biasanya larva tersebut berjumlah 5999 ekor dengan perbandingan seperti itu. Larva yang baru menetas tidak perlu diberi makan hingga 2 - 3 hari karena masih mempunyai persediaan makanan (kuning telur).


5. Pemeliharaan Larva Ikan Komet


Larva yang berusia baru 2 - 3 hari tidak perlu diberi makan, karena masih mempunyai cadangan makanan berupa kuning telur yang masih menempel. Pada usia 7 hari larva baru sebesar jarum dan kondisinya sangat lemah. Dan pada saat ini larva ikan komet sudah mulai mencari dan membutuhkan makanan dari luar. Maka dari itu perlu disediakan pakan yang memenuhi syarat gizi untuk mengurangi resiko meninggalnya benih. Pakan/makanan yang bagus buat larva ikan komet adalah kuning telur ayam setengah matang yang direbus lalu diblender agar halus, baru kemudian di berikan ke larva.

cara merawat larva ikan komet

Persiapakan Bak Pendederan dan Membuat Pakan Alami Larva Ikan Komet

Cara menyiapkan/membuat bak pendederan sebagai wadah pakan alami :
Bak pendenderan haruslah dalam keadaan bersih dan sudah dikeringkan dibawah sinar matahari selama 1 - 2 hari, fungsinya agar parasit yang menempel bisa hilang.
Masukan pupuk kandang (kotoran ayam/sapi) sebanyak 500 gram/m2 dan aduk-aduk pupuk agar benar-benar larut.
Ketinggian kolam/bak pendederan kurang lebih 30 cm.
Setelah dua hari pemupukan anda bisa menebarkan bibit kutu air yang nantinya berfungsi sebagai pakan alami larva ikan komet. Tunggu hingga 5 hari agak makanan alami telah siap.
Setelah 5 hari larva ikan komet telah siap di lepaskan ke dalam kolam.

Pemberian Pakan Larva Ikan Komet

Pemberian pakan tambahan bisa diberikan setelah larva berumur 15 hari. Dan saat itulah sirkulasi air yang keluar masuk harus ada. Hal ini dimaksudkan agar air dalam kolam selalu bersih. Terlebih lagi setelah mulai memberikan pakan air kolam akan lebih mudah kotor.

Penyiponan/Pembersihan Kolam

Penyiponan adalah proses penyedotan kotoran tau sisa makanan yang berada di dasar kolam. Anda bisa memanfaatkan pipa pembuangan pada bawah kolam, Aktifitas membuang kotoran pada dasar kolam dapat anda lakukan setiap 2 hari sekali untuk mengurangi air yang keruh. Perlu diingat larva ikan komet sangatlah rentang terhadap penyakit dan kematian, maka dari itu proses penyiponan sangatlah penting.

Saat larva menginjak umur 1 bulan, corak dan warna ikan komet akan mulai terlihat jelas. Ekor serta warnanya sudah tetlihat seperti ikan komet dewasa. Dan pada umur satu bulan lebih ikan komet sudah dapat diseleksi dari warna serta corak yang bagus, begitu pula ukuran tubuh antara yang kecil dengan yang besar.

Perlu anda ketahuilah bahwa harga ikan komet dipasaran cukup menggiurkan. Untuk ikan komet biasa saja dihargai Rp. 2.500,- hingga Rp. 3.500,-. Sedangkan ikan komet yang berkualitas dibandrol hingga Rp. 30.000,-.

Menggiurkan bukan ??

Untuk itu banyak orang yang membudidayakan dan memijah sendiri ikan komet. Selamat Mencoba!!

Mungkin itu saja informasi yang bisa mimin bagikan. Semoga bermanfaat dan menambah pengalaman saat akan budidaya ikan komet. Bila ada pertanyaan atau tambahan tentang cara budidaya ikan komet dan cara memijah bisa tuliskan pada kolom komentar dibawah.







Related Posts:

0 Response to "5 Cara Sukses Pemijahan Ikan Komet"

Post a Comment