Mengenal Kepiting Bakau serta Morfologi dan Anatominya


Mengenal Kepiting Bakau serta Morfologi dan Anatominya - Mengetahui dan Memahami Struktur Morfologi serta Anatomi dari kepiting Bakau adalah sebuah pengetahuan unik tersendiri. Kepiting Bakau adalah binatang anggota krutasea berkaki sepuluh yang habitatnya di hutan bakau atau mangrove.

Kepiting bakau tergolong binatang yang unik karena dapat hudup di darat dan air. Selain itu kepiting bakau juga dapat dikelompokan menjadi 2 jenis yakni hewan dan ikan. Dan karena keunikan tersebut banyak yang penasaran tentang karakteristik tubuh kepiting.

Mengenal kepiting bakau berarti anda mengenal struktur morfologi dan analogi kepiting. Morfilogi adalah ilmu yang mempelajari tentang bentuk/bagian dari makhluk hidup. Sedangkan Anatomi adalah ilmu yang mempelajari struktur makhluk hudup.

mengenal bagian tubuh kepiting bakau

Lalu seperti apa Morfologi dan Anatomi Kepiting Bakau?? 

Secara umum struktur tubuh kepiting merupakan hewan dengan golongan subfilum crustacea ordo decapado (yang berarti Kepiting “berkaki sepuluh” dan mengacu pada sepuluh  alat gerak).

Dari jenisnya kepiting dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kepiting Anomura (semu) dan kepiting Brachyura (kepiting sebenarnya).

Lalu apa sih perbedaan Kepiting Anomura (semu) dan Kepiting Brachyura (sebenarnya) ??

Sebenarnya ada satu perbedaan yang sangat mencolok diantara keduanya yaitu pada kepiting semu mempunyai 3 pasang kaki gerak sedangkan kepiting sebenarnya mempunyai 4 pasang kaki gerak.

Untuk kepiting bakau sendiri ada beberapa jenis, diantaranya Scylla Olivacea, Scylla Paramamosain dan Scylla Serrata.

Baiklah langsung saja kembali ke topik utama tentang Mengenal Bagian Tubuh Kepiting Bakau.


Mengenal Bagian Tubuh Kepiting Bakau (Morfologi Kepiting Bakau) 


1. Bagian Mulut Kepiting 

Pada bagian mulut kepiting diselimuti maxilliped yang rata. Pada saat makan, kepiting menggunakan mulut yang dibant capit untuk memasukan makanan. Untuk sistem pernapasan kepiting menggunakan insang yang berbentuk pelat-pelat pipih (phyllobranchiate) dan insang inilah yang membantu bernafas saat kadar oksigen rendah.



Bentuk insang kepiting bakau hampir sama dengan insang udang, namun strukturnya agak berbeda. Insang tersebut berada dibagian dalam tubuh sehingga tidak terlihat dari luar. Insang kepiting bakau terdiri dari struktur yang lunak di bagian bawah.

2. Bagian Capit Kepiting

Capit pada kepiting bakau digunakan sebagai pertahanan diri. Selain itu capit juga mempunyai peranan penting untuk menghancurkan makanan yang akan lebih cepat membantu proses makan.

Mengingat bentuk mulut kepiting bakau berada di bawah karapas sehingga fungsi caput sangat membantu saat makan. Meskipun bentuk mulutnya sangat kecil namun kepiting juga mempunyai rangka yang kuat dan keras.

3. Bagian Kaki Kepiting

Kepiting bakau memiliki 4 pasang kaki yang terdiri dari 3 pasang kaki jalan dan 1 pasang kaki renang. Bentuk kakinya yang runcing dengan bulu kecil mempunyai peranan serta fungsi yang unik.

Bentuk kaki yang runcing sangat membantu kepiting bakau saat berjalan ditanah dengan cengkraman yang semakin kuat dan dapat bergerak lebih cepat.

Sedangkan bentuk kaki yang melengkung memiliki peranan penting di air. Dimana bentuk kaki yang melengkung akan memudahkan kepiting bakau lebih leluasa bergerak di air.

Sedangkan bulu-bulu kaki kepiting bakau berfungsi sebagai pendeteksi makanan. Dengan bantuan alat indra dan zat kimia yang dikeluarkan kepiting bakau mampu mendeteksi adanya makanan.

4. Bagian Antena Kepiting

Selain menggunakan bulu bulu halus pada kaki, kepiting bakau juga mengandalkan antena yang berada diantara mata untuk mengetahui makanan ataupun bahaya. Kepiting bakau mengkombinasikan keduanya untuk hal tersebut.

5. Bagian Mata Kepiting.

Kepiting bakau mempunyai sepasang mata yang terdiri dari ribuan unit optik. Mata tersebut terletak pada tangkai, dimana mata kepiting bakau dapat di sembunyikan kedalam rongga pada carapace saat dirinya terancam.

Pada bagian mata juga terdapat duri duri, dimana enam diantara kedua mata dan sembilan berada disisi kanan dan kiri kepiting bakau.

6. Badan Kepiting

Badan atau tubuh kepiting bakau ditutupi dengan exoskeleton (kerangka luar). Kerangka kepiting bakau sangatlah keras dan biasanya disebut karapas (carapace), dimana karapas tersebut berfungsi untuk melindungi bagian lunak kepiting seperti mulut, mata serta perut.


Anatomi Kepiting Bakau


Ukuran kepiting bakau sangat bervariasi, hal itu tergantung wilayah serta musim. Namun berdasarkan perkembangannya, ukuran kepiting dapat di bagi menjadi 3 :
Kepiting Juwana (lebar karapas antara 20 mm - 80 mm).
Kepiting menjelang dewasa (lebar karapas antara 70 mm - 150 mm.
Kepiting dewasa (lebar karapas antara 150 mm - 200 mm.

Anatomi Bagian Atas Kepiting

bagian tubuh kepiting bakau

1. Capit 14. Daerah jantung
2. Manus 15. Daerah anterolateral
3. Carpus 16. Branchial Lobe
4. Merus 17. Usus
5. Ischium 18. Tepi Posterior
6. Daerah frontal 19. Badan
7. Daerah orbital 20. Daerah protobranchial
8. Mata majemuk 21. Daerah mesobranchial
9. Daerah epigastric, 22. Daerah metabranchial
10. Daerah propogastric 23. Propodus
11. Daerah hati 24. Dactylus
12. Daerah mesogastric B-D. kaki jalan
13. Daerah metagastric E. kaki renang

Anatomi Bagian Bawah Kepiting

bagian tubuh kepiting bakau

1. Dactylus 9. Badan
2. Propodus 10. Daerah subhepatic
3. Carpus 11. Hepatic
4. Merus 12. Merus
5. Ischium 13. Ischium dengan Maxiliped
6. Basis 14. Tiga Maxiliped
7. Coxa 15. Manus
8. Thorax a-d. Sternum ke 7,6,5,4 

Itulah penjelasan tentang bagian tubuh kepiting bakau. Semoga Artikel diatas dapat bermanfaat. Bila ada pertanyaan atau tambahan tentang artikel diatas dapat anda tulis pada kolom komentar dibawah. Berbagi itu indah Bro!!






Related Posts:

0 Response to "Mengenal Kepiting Bakau serta Morfologi dan Anatominya"

Post a Comment