10 Cara Budidaya Ikan Louhan dari Nol untuk Pemula


10 Cara Ternak Ikan Louhan dari Nol untuk Pemula - Siapa yang tidak tahu ikan louhan! Ikan dengan ciri khas jenongnya ini memang sangat cantik dipelihara di aquarium. Warna tubuhnya yang indah dan cerah semakin menambah daya tarik ikan ini.

Apakah anda salah satu pecinta ikan louhan? Atau anda berniat budidaya ikan ini? 

Meski tak sepopuler ditahun 2000-an, namun peminatnya tergolong masih banyak.  Jadi peluang usaha budidaya ikan louhan masih cukup menggiurkan.

Tertarik menekuni budidaya ikan jenong ini? 


Sebelum mulai budidaya sebaiknya ketahui cara serta langkah-langkahnya terlebih dahulu agar hasilnya bisa maksimal.

Faktor paling penting saat akan budidaya ikan louhan adalah tekad yang kuat. Meskipun nantinya banyak rintangan namun anda harus tetap semangat agar dapat sukses.

Apa saja Langkah-langkah Budidaya Ikan Louhan ?




1. Persiapkan Kolam / Media Budidaya Ikan Louhan




Langkah pertama saat akan budidaya adalah menyiapkan wadah atau kolam sebagai media. Idealnya ukuran kolam minimal 4 kali dari panjang tubuh ikan louhan. Untuk media sendiri dapat menggunakan aquarium maupun kolam beton. Anda dapat membuat aquarium sendiri atau membelinya di toko ikan hias.

Karena ukuran di atas adalah ukuran minimal, anda dapat menggunakan kolam lainnya yang mempunyai ukuran yang lebih besar dan panjang. Dan jika anda mempunyai kolam yang berukuran besar dan muat untuk memelihara ikan louhan lebih dari 1 ekor, anda dapat menggunakan kaca sebagai penyekatnya.

Sebaiknya pisahkan atau tempatkan satu louhan pada satu kolam. Hal ini dimaksudkan agar ikan tersebut tidak berkelahi yang akan menimbulkan stres. Karena pada dasarnya ikan dengan ciri khas jenong ini akan sangat agresif jika ikan lain memasuki daerah teritorialnya.

Setelah Kolam siap, langkah selanjutnya adalah menyiapkan peralatan untuk mendukung bididaya :

  • Lampu, fungsinya untuk memberikan pencahayaan yang cukup pada kolam. 
  • Filter, fungsinya untuk menyaring air, agar air kolam tetap bersih. 
  • Aerator, fungsinya agar kadar oksigen dalam kolam tercukupi. 
  • Hiasan, fungsinya menambah indah kolam serta sebagai tempat bersembunyi ikan. 


2. Menyiapkan Air Kolam



Setelah kolam siap, langkah selanjutnya adalah mengisinya dengan air. Namun anda tidak boleh begitu saja memasukan air ke dalam kolam.

Langkah-langkah Menyiapkan Air Kolam Budidaya Ikan Louhan :
Terlebih dahulu siapkan air, masukan air secukupnya kedalam kolam.
Endapkan air kolam selama 1 hari, hal ini bertujuan untuk mengatur pH air.
Untuk mempercepat pengendapan, anda dapat menambahkan trisulfat 5 ppm atau garam khusus pada air kolam. Anda dapat membelinya di toko ikan hias.

Selain pH air, anda juga harus mengecek suhu dalam kolam. Suhu yang pas dan stabil akan membuat ikan nyaman sehingga tidak mudah stres.

Adapun Suhu air yang pas untuk ikan louhan adalah 32 - 35 derajat celsius. Sedangkan pH air yang normal pada angka 6.5 - 7.5.


3. Pemberian Pakan yang Benar untuk Indukan




Makanan merupakan faktor paling penting dalam budidaya. Terutama saat 2 minggu ikan louhan akan diternakan.

Pola makan serta jenis pakan yang bagus nantinya akan menghasilkan indukan yang baik pula.

Lalu apa pakan yang bagus untuk indukan ikan louhan?

Tentu pakan tersebut harus bergizi yang mengandung gizi serta protein yang menunjang pertumbuhan ikan louhan. Misalnya Cacing Sutra, Udang Kecil,  Jangkrik atau Pakan buatan (pelet).

Namun sangat tidak disarankan jika terlalu sering memberikan makanan berupa pelet. Kandungan pengawet pada pelet dan jika di konsumsi ikan dalam jangka waktu yang lama tentu akan menimbulkan masalah pada kesehatan ikan. Sebaiknya selinggi dengan pakan alami agar kebutuhan gizi ikan tercukupi.


4. Memilih Indukan Ikan Louhan yang Berkualitas




Ada beberapa hal yang harus anda ketahui saat memilih induk ikan louhan yang berkualitas. Sebelum memilih indukan yang bagus sebaiknya ketahui dahulu perbedaan ikan louhan jantan dan betina.

Tips Memilih Ikan Louhan yang Baik dan Berkualitas :

1. Jenong Air Water Head

Ciri pertama louhan yang berkualitas adalah jenong yang besar dan menonjol atau biasa disebut water head. Semakin besar jenong akan menambah nilai buat ikan tersebut.

2. Full Mutiara

Ciri kedua adalah adanya butiran mutiara pada tubuh louhan. Mutiara pada louhan dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu mutiara kecil dan besar. Keduanya  memang terlihat berbeda, namun dari segi keindahan tetap sama. Intinya semakin banyak mutiara berarti kualitasnyapun semakin bagus.

3. Grafis Marking

Marking merupakan salah satu penentu kualitas louhan. Sebaiknya pilih ikan dengan marking yang tebal serta hitam dari pangkal ekor hingga kepala. Namun tidak semua jenis louhan memiliki grafis marking, misalnya golden base dan free marking. Meski tanpa marking jenis ini juga tetap punya keunggulan tersendiri.

4. Body / Bentuk Tubuh

Bentuk tubuh louhan yang berkualitas bagus adalah lebar dengan badan agak bulat dan tebal, namun tidak memanjang.

5. Warna Merah

Nilai plus dari louhan yang berkualitas dapat dilihat dari warnanya. Pilihlah ikan dengan warna merah yang cerah dan tajam mulai dari insang hingga perut. Meskipun ada jenis pakan yang dapat menumbuhkan warna merah serta jenong ikan louhan.

6. Mata

Satu lagi ciri-ciri yang menunjukan ikan teesebut berkualitas yaitu mata. Mata yang bagus adalah adanya lingkaran merah pada bola matanya.

7. Mental Agresif

Untuk mengetahui mental ikan louhan, cobalah letakan tangan anda pada dinding aquarium lalu gerakan ke kiri atau kekanan. Bila ikan tersebut mengikuti , itu artinya mental ikan itu cukup bagus.

8. Sirip

Ciri yang terakhir dapat kita lihat dari bentuk siripnya, ikan louhan yang berkualitas baik mempunyai bentuk sirip yang naik dab tidak menguncup.


5. Pemijahan Ikan Louhan




Setelah menemukan indukan yang bagus dan berkualitas, langkah selanjutnya adalah memijahkan indukan tersebut.

Adapun ciri-ciri induk ikan louhan yang siap dipijah :

  1. Pada induk betina dibagian perut akan terlihat merekah. 
  2. Panjang lougan betina tidak lebig dari 10 cm. 
  3. Perut bagian belakan lohan betina terlihat buncit. Ini menandakan ikan tersebut telah matang. 
  4. Induk jantan akan selalu mengikuti betina ketika siap kawin. 
  5. Pada induk jantan akan lebih agresif dari biasanya.
  6. Jika kedua induk diletakan dan diberi sekat kaca akan saling memandang. Seperti halnya orang yang sedang kasmaran. 
  7. Jika perilaku tersebut mulai ada segera gabungkan kedua induk tersebut.


Cara Pemijahan Ikan Louhan :

  1. Pasang perlengkapan kolam untuk menunjang kenyamanan indukan, seperti yang mimin jelaskan diatas. 
  2. Masukan induk jantan dan betina kedalam kolam dengan perbandingan 1 : 1 (satu jantan dan satu betina).
  3. Terlebih dahulu berikan sekat antara keduanya, hal ini dimaksudkan agar keduanya lebih mengenal terlebih dahulu. 
  4. Buka perlahan sekat tersebut, jika kedua induk bertengkar tutup kembali sekat hingga keduanya siap. 
  5. Ciri-ciri indukan yang berjodoh akan saling menggesek gesekkan tubuhnya serta menggoyang goyangkan ekor. 
  6. Jika hal diatas sudah  terlihat, sebaiknya tutup atas kolam/aquarium dengan sesuatu berwarna gelap. Hal ini dimaksudkan agar merasa nyaman saat pemijahan. 
  7. Proses ini biasanya memakan waktu sekitar 1 hingga 2 hari. 



6. Pisahkan Telur Ikan Louhan dari Kolam Indukan




Setelah proses pemijahan selesai, tentu akan menghasilkan telur. Jika telur sudah ada berarti proses pemijahan berjalan dengan lancar.

Lalu, bagaimana mengetahui induk ikan sudah bertelur?

Seperti apa bentuk telur tersebut? 

Lantas, apa yang harus kita lakukan selanjutnya? 

Selow gan, ga usah panik!! Ciri-ciri ikan louhan betina telah bertelur adalah adanya warna putih serta bintik bintik hitam di dasar kolam. Warna putih merupakan telur yang gagal dibuahi, sedangkan bintik hitam adalah telur yang sudah dibuahi (telur inilah yang nantinya akan menetas menjadi larva).

Ada 2 Cara saat Memisahkan Telur pada Kolam :

1. Membiarkan kedua Induk (jantan dan Betina) tetap di Kolam

Cara yang pertama anda dapat tetap menaruh kedua induk baik itu jantan maupun betonardi dalam kolam. Dengan adanya kedua induk ini, mereka akan menjaga telur telur mereka (sehingga sirkulasi udara terjaga).

Namun anda harus tetap memberikan makanan yang cukup, indukan louhan yang kekurangan pakan (kelaparan) dapat memakan telur telur tadi.

2. Mengambil Indukan Jantan dari Kolam

Cara kedua yakni dengan memisahkan induk jantan dari telur-telur tersebut. Hal ini dimaksudkan agar meminimalisir kemungkinan telur dimakan indukan.


7. Proses Memelihara Larva Ikan Louhan




Telur ikan louhan akan mulai menetas pada usia 48 hingga 50 jam atau 2 hari. Saat itulah anda bisa mengeluarkan indukan dari kolam. Hal ini dimaksudkan agar larva louhan tidak dimakan oleh induknya.

Agar larva tetap sehat sebaiknya perhatikan suhu serta pH air kolam. Suhu yang pas untuk larva adalah 28 hingga 35 derajat celcius dengan pH air antara 6 hingga 8.5.

PENTING!! 

Larva ikan louhan yang baru menetas sangatlah lemah. Untuk itu demi menghindari larva tersedot mesin pompa air sebaiknya matikan mesin pompa sementara waktu hingga ikan terlihat kuat.

Pada usia 2 hingga 3 hari biasanya larva (burayak) ikan berkumpul dibawah kolam, pada usia tersebut anda tidak perlu memberi pakan.

Kenapa larva ikan louhan tidak diberi makan? 

Apa tidak akan mati?

Pertanyaan dan kekhawatiran seperti itu sangatlah wajar untuk kita yang masih pemula. Larva tersebut masih mempunyai cadangan makanan yang menempel dibawah perutnya dan dapat bertahan hingga 3 hari. Jadi anda tidak perlu memberinya pakan hingga kantung telur tersebut habis.

Baru saat larva berumur 4 hari, kalian dapatt mulai mengenalkan makanan. Pada usia ini anda dapat  memberinya pakan berupa kutu air putih maupun merah.

Agar sirkulasi air tetap  terjaga, anda dapat menyalakan pompa air. Namun anda harus menutup pipa pompa dengan kain kasa dengan tujuan agar larva tidak tersedot kedalam pipa.


8. Memilih Bibit Ikan Louhan yang Baik dan Berkualitas




Bibit ikan yang bagus tentu akan menghasilkan ikan louhan yang berkualitas. Jadi sebelum memeliharanya sebaiknya sortir terlebih dahulu bibit-bibit yang baik.

Lalu Bibit seperti apa yang Berkualitas? 

Apa Ciri-ciri bibit Ikan Louhan Berkualitas Baik? 

Berikut ini Ciri-ciri Anakan/Larva/Bibit ikan Louhan Berkualitas :

  1. Anggota tubuhnya lengkap (tidak cacat).
  2. Mempunyai lekukan kepala (jenong).
  3. Bentuk tubuhnya panjang, bulat dan kotak. 
  4. Jika di sorot dengan senter akan terlihat bintik-bintik samar di badannya.
  5. Adanya bintik hitam pada tubuh, mulai dari insang hingga pangkal ekor. 
  6. Warna tubunya semu kemerahan hingga merah matang.



9. Pembesaran Ikan Louhan



Setelah bibit yang berkualitas didapat, langkah selanjutnya tentu pembesaran. agar ikan louhan cepat besar, merah dan jenong tentu memerlukan pakan yang baik.

Lalu apa pakan ikan louhan agar cepat besar?

Pakan ikan louhan yang bagus adalah pakan yang mengandung banyak gizi misalnya udang, jangkrik dan kelabang..

Itulah pakan yang biasa digunakan pembudidaya. Dari ketiga macam tersebut, masing masing mempunyai kelebihan.

Misalnya Udang, Udang berfungsi mempercepat/membesarkan jenong serta mempercantik warna ikan.

Jangkrik, berfungsi mempercantik warna tubuh serta memanjangkan sirip ikan. Sirip juga salah satu penunjang keindahan ikan louhan.

Makanan ikan louhan alami yang ketiga adalah kelabang, pakan ini berfungsi untuk mempercepat pertumbuhan jenong serta mempercantik warna ikan.


10. Panen Ikan Louhan




Pada usia 20 hari, ikan louhan dapat mulai disortir. Setelah umur 2 bulan mulailah sortir berdasarkan grade. Anda dapat melakukan pentortiran sebelum dijual setiap 2 minggu sekali.

Pada usia 2 bulan anakan louhan sudah dapat dijual, biasanya ikan mempunyai panjang 2.5 cm.

Cara Memanen Ikan Louhan :

  1. Sebelum dipanen usahakan tidak usah diberi pakan. Hal ini dimaksudkan agar saat dipacking ikan tidak kekurangan oksigen selama diperjalanan.
  2. Lakukan pemanenan pada pagi atau sore hari, hal ini bermaksud agar suhu air tidak berubah drastis.
  3. Tangkap ikan secara perlahan menggunakan serok lalu masukan kedalam ember. 
  4. Langkah selanjutnya adalah packing sebelum pengiriman.

Selesai. Semoga artikel diatas dapat bermanfaat. Jika ada pertanyaan atau saran mohon untuk menuliskan pada kolom komentar. Salam Budidaya Indonesia.





Related Posts: